Selasa, 01 April 2014

Macam-Macam Bentuk Laporan

Macam-Macam Bentuk Laporan
1.         Laporan Berbentuk Tabel
a)        NOTICE REPORT
Notice report merupakan bentuk laporan yang memerlukan perhatian khusus. Laporan ini harus dibuat sesederhana mungkin, tetapi jelas, karena dimaksudkan agar permasalahan-permasalahan yang terjadi tampak dengan jelas, sehingga dapat langsung ditangani.     
LAPORAN PENURUNAN PENJUALAN MENURUT
JENIS BARANG BULAN DESEMBER 1987
Daerah Penjualan
X Penurunan
Yogyakarta
10,00 X
Semarang
45,00 X
Surakarta
12,50 X

                       

                    


  Contoh. Notice Report

b)        EQUIPOISED REPORT
Isi dari equipoised report adalah hal-hal yang bertentangan. Laporan ini biasanya digunakan untuk maksud perencanaan. Dengan disajikan informasi yang berisi hal-hal bertentangan, maka dapat dijadikan sebagai dasar di dalam pengambilan keputusan.
LAPORAN PERENCANAAN MEMASUKI PASAR YANG BARU
DAERAH SLEMAN UNTUK TAHUN FISKAL 1989
Penjualan
Jelek
Baik
Rp 1.000.000
Rp 1.750.000
Harga pokok penjualan
Rp 600.000
Rp 1.050.000
Laba Kotor
Rp 400.000
Rp 700.000
Biaya penjualan
Rp 300.000
Rp 350.000
Biaya Administrasi
Rp 125.000
Rp 150.000
Laba (Rugi)
(Rp 25.000)
Rp 200.000
Contoh. equipoised report
c)        VARIANCE REPORT
Laporan ini menunjukkan selisih (variance) antara standar yang sudah ditetapkan dengan hasil kenyataannya atau sesungguhnya. Contoh dari laporan ini adalah :

LAPORAN KINERJA DEPARTEMEN PEMBELIAN
BULAN DESEMBER 1987
Barang di Beli
Unit
di Beli
Harga Sesungguhnya
Harga Standar
Selisih Harga
Total Selisih
IBM PC XT
10
1.200.000
1.050.000
150.000
1.500.000 R
Monitor Color
8
415.000
365.000
50.000
400.000 R
Hard Disk 30 MB
5
595.000
625.000
30.000
150.000 L
                               Total
170.000
1.750.000 R
Contoh. Variance report
d)       COMPARATIVE  REPORT
Isi laporan ini adalah membandingkan antara satu hal dengan hal yang lainnya. Misalnya pada laporan rugi/laba atau neraca dapat dibandingkan antara nilai-nilai elemen tahun berjalan dengan tahun-tahun sebelumnya.
NERACA
31 DESEMBER 1988
(DALAM RIBUAN RUPIAH)
AKTIVA
31-12-1987
31-12-1988
Selisih
Aktiva lancar
45.000
75.000
30.000
66,67%
Aktiva Tetap
155.000
225.000
70.000
45,16%
Total Aktiva
200.000
300.000
100.000
50,00 %
PASIVA
Hutang Lancar
10.000
15.000
5.000
50,00 %
Hutang Jangka Panjang
37.500
30.000
(7.500)
(20,00%)
Modal Saham
130.000
200.000
70.000
53,85%
Latta ditahan
22.500
55.000
32.500
144,44%
Total Pasiva
200.000
300.000
100.000
50,00%
Contoh. Comparative  report


2.         Laporan Berbentuk Grafik
a)        Bagan Garis
Pada bagan garis (line chart), variasi dari data ditunjukkan dengan suatu garis atau kurva. Bagan garis mempunyai beberapa kebaikan, yaitu:
1.  Dapat menunjukkan hubungan antara nilai dengan baik.
2.  Dapat menunjukkan beberapa titik.
3.  Tingkat ketepatannya dapat diatur sesuai dengan skalanya.
4.  Mudah dimengerti.
Disamping kebaikannya, bagan garis mempunyai beberapa kelemahan, yaitu:
1. Bila terlalu banyak garis atau kurva (sekitar lebih dari 4 buah garis atau kurva), maka akan tampak ruwet.
2.  Hanya terbatas pada 2 dimensi.
3.  Spasi dapat menyesatkan.


b)        Bagan Batang
Nilai-nilai data dalam bagan batang  (bar chart)  digambarkan dalam bentuk batang-batang vertikal ataupun batang-batang horisontal. Kebaikan dari bagan batang adalah sebagai berikut:
1.  Baik untuk perbandingan.
2.  Dapat menunjukkan nilai dengan tepat.
3.  Mudah dimengerti.
 Kelemahannya:
1.  Terbatas hanya pada satu titik saja.
2.  Spasi dapat menyesatkan.

c)        Bagan Pastel
Bagan pastel  (pie chart) merupakan bagan yang berbentuk lingkaran menyerupai kue pastel (pie). Tiap-tiap potong dari  pie  dapat menunjukkan bagian dari data.
Kebaikan dari bagan pastel adalah sebagai berikut ini.
1. Baik untuk perbandingan sebagian dengan keseluruhannya.
2.  Mudah dimengerti.
Kelemahannya :
1.  Penggunaannya terbatas
2.  Ketepatannya kurang
3.  Tidak dapat menunjukkan hubungan beberapa titik



3.      Laporan Untuk Level Manajemen yang Berbeda   
a)        Laporan Berhirarki
Laporan yang dibuat untuk masing-masing level manajemen untuk menerima informasi sesuai dengan permintaan khusus, tanpa memberikan detail yang tidak relevan. Para eksekutif akan melihat trend, kecenderungan, dan pola-pola dari laporan tersebut. Mereka ingin mengetahui apakah masing-masing bagian sudah mencapai tujuan. Ada dua macam laporan berhirarki :
·         Filter Report : laporan yang dirancang untuk memfilter elemen-elemen data yang dipilih dari database, sehingga pengambil keputusan akan memperoleh  laporan yang sesuai dengan kebutuhannya. Biasanya data difilter pada level atas.
·          Responsibility Report : laporan yang dibuat  untuk memutuskan siapa yang bertanggungjawab terhadap suatu laporan, apakah CEO, manajer pemasaran, atau spesialis media, dll.
b)        Laporan Yang Membandingkan Data
Laporan ini dibuat untuk membantu manajer dan user lain dalam memilih dua atau lebih item  untuk menyusun kesamaan atau ketidaksamaan (perbedaan). Dengan  perbandingan ini, user berada pada posisi terbaik untuk membuat keputusan yang rasional. Ada 3 macam laporan yang membandingkan data :
·           Horizontal Report 
Neraca dan laporan rugi laba menunjukkan laporan keuangan periodik yang  meringkas ribuan transaksi dan elemen data menjadi output untuk beragam user. User akan memperoleh gambaran yang jelas dengan melihat perbandingan pada laporan. Hal ini dapat dilakukan dengan merancang horizontal report. Jumlah setiap item dibandingkan dengan item yang berhubungan pada satu atau lebih laporan sebelumnya.

·           Vertical Report 
Laporan yang membandingkan  suatu bagian komponen dengan totalnya.
·           Counterbalance Report
Setiap situasi dibandingkan dalam laporan. Contohnya, skenario yang terburuk, layak, dan  terbaik dapat membantu para perencana menilai proyek-proyek  yang berisiko, juga informasi berharga bagi para  eksekutif dalam pengambilan keputusan.
c)        Laporan Untuk Monitor Variansi Data
·           Variance Report   : laporan yang dibuat untuk membandingkan standar dengan hasil aktual yang diperoleh. Biasanya laporan ini dibuat sesuai dengan waktu atau selesainya suatu proses.
·           Exception Report : laporan ini seperti variance report, tetapi beberapa kuota atau batasan dibuat untuk suatu proses atau aktivitas. Laporan ini dibuat hanya ketika beberapa proses atau aktivitas tidak sesuai dengan batasan atau kuota.
Contoh : Daftar pelanggan yang sering menunggak pembayaran.
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar:

Posting Komentar